Pramuka dapat membantu rehabilitasi mantan pecandu Narkoba, Bro!


uploads--1--2013--06--41354-giat-kwarnas-pramuka-dapat-membantu-rehabilitasi-mantan-pecandu-narkobaLENSAINDONESIA.COM: Aktor Kawakan dan penggiat kepramukaan, dr. Amoroso Katamsi, Sp.KJ, mengungkapkan, Pramuka dapat berperan dalam rehabilitasi mantan pecandu narkoba dengan merujuk pada keahliannya memberikan support untuk kematangan kepribadian melalui kehidupan kepramukaan dan kepribadian Gudep ketika para mantan pecandu narkoba kembali ke lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan kepramukaan diharapkan para pramuka yang masih sekolah dapat menjadi role model untuk pecandu akan tetapi jangan menjadi sok pahlawan. Untuk para penegak diharapkan ada kegiatan pelatihan bagi calon-calon pembina dengan para ahli yang mengerti narkoba sehingga memiliki jiwa intrepreneur dalam pemberantasan narkoba,” kata Amoroso Katamsi, dalam Seminar Bulan Keprihatinan Korban Narkoba, di Kwarnas, Jakarta, kemarin.

Baca juga: BNN sudah lama incar Pasutri asal Surabaya dan Peringati HANI 2013, BNN resmikan balai besar rehabilitasi

Selanjutnya Amoroso Katamsi mengatakan, dalam program pemulihan mantan pecandu narkoba peran Keluarga dan Lingkungan juga sangat penting, “Faktor keluarga turut mempengaruhi awal perubahan, seperti perhatian orang tua, tidak adanya keadilan di dalam rumah dan tekanan orangtua yang cenderung keras. Sedangkan faktor lingkungan yang mempengaruhi yaitu tempat pergaulan, tempat memperoleh narkoba dan berteman dengan pemakai narkoba,” katanya.

Menurut Aktor yang pernah memerankan tokoh-tokoh terkenal ini, dukungan keluarga terhadap pecandu narkoba adalah mengajarkan kemandirian, mematangkan kepribadian dan mendorong konsultasi kepada para ahli.

Sementara itu, Direktur Pasca Rehabilitasi Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Drs. Suyono, MM.MBA, menjelaskan, dasar yang dibangun agar terhindar dari narkoba yaitu pendidikan agama dan pola asuh, “Direktorat Pasca Rehabilitasi membangun produktifitas mantan penyalah guna narkoba dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah outing di Taman Mekarsari. Dalam program pasca rehabilitasi Rumah Dampingan juga diberikan pendidikan agama dalam program sehari-hari,” jelas Suyono.

Suyono mengharapkan mantan pecandu dapat hidup secara normatif dengan menghindar dari lingkungan lama dan masuk ke lingkungan baru, contohnya mantan pecandu narkoba dapat bergabung dengan Pramuka, “Saya ingin mantan pecandu dapat outbond/outing dengan adik-adik Pramuka. Sehingga, para mantan pecandu yang telah selesai menjalani rehabilitasi memiliki langkah-langkah baru, lingkungan baru dan masa depan yang baru,” harap Suyono.

Sedangkan dr. Albahri Husin, Sp.KJ, mengungkapkan, narkoba membawa dampak pada perubahan perilaku penggunanya, karena mempengaruhi otak yang merusak sirkuit otak sehingga terganggu memori dalam mengingat, motivasi dalam diri dan brain reward, “Karena itu, pecandu narkoba diminta untuk selalu istiqomah secara terus-menerus,” ungkap Albahri.