Pramuka SMP 8: Latihan Hari Sabtu (22/6)


[OPINI] Masih ingat dengan kegiatan Pramuka? Ya, kegiatan yang pernah kita lakukan saat sekolah di tingkat dasar (SD) ataupun menengah (SMP), bahkan kita masih melihat kegiatan ini di tingkat atas (SMA) ataupun perguruan tinggi (PT). Sungguh mengasyikan!

Ada yang menarik dan menjadi kenangan tersendiri dengan kegiatan ke-Panduan ini. Bagi saya, kesan yang masih sangat melekat dengan pramuka adalah bermain, berkemah dan melakukan komunikasi sandi. Ya, itulah kegiatan khas dari Pramuka.

Seperti halnya pagi ini, saya ikut serta di kegiatan pramuka smp 8 jakarta bersama adik-adik pramuka smp 8 yang dipandu oleh kakak-kakak alumni smp 8 jakarta. Ka Rivan (2001) dan Ka Bambang (2003) adalah alumni yang sampai saat ini masih giat memberikan pengalaman dan ilmu kepramukaannya kepada adik-adik pramuka. Tentu dengan didukung kakak-kakak alumni yang lain yang tergabung dari Pasuspram smp 8 masih menunjukan eksistensinya sampai saat ini.

Oia session kali ini melatih komunikasi sandi semaphore yang diberikan oleh Kak Rivan. Komunikasi sandi ini cukup unik dan tidak semua orang mudah membacanya. Namun apa yang saya lihat hari ini, adik adik dengan tangkasnya dapat membaca komunikasi sandi ini. Terkagum saya pada mereka. Cara pendekatan yang komunikatif dengan pola pengajaran yang mudah dimahami, adik adik semakin tangkas menjawab soal praktik semaphore yang diberikan.

Dilanjut session pelatihan selanjutnya, Kak Bambang mencoba memberikan materi survival. Memahami kondisi dilapangan, banyak aneka tumbuhan yang dapat kita jadikan bahan makanan, seperti contohnya dedaunan. Kak Bambang memberikan tugas kepada adik-adik untuk mencari dadaunan di pekarangan sekolah yang dapat dimakan. Dengan cekatan mereka mengambil contoh dedauanan yang mereka anggap dapat dimakan. Dalam hitungan menit mereka dapatkan contoh daun tersebut. Beragam yang mereka ambil. Ada daun jambu, daun ilalang, daun suplier, daun mangga, dan macam macam lagi. Dalam penjelasannya, Kak Bambang mengatakan ada satu pembelajaran yang dapat diambil bahwa untuk daun yang tidak mempunyai batang rangka dan mempunyai getah itu biasanya tidak dapat dimakan, sebaliknya daun yang gesturnya lentur dan tidak mempunyai batang rangka itu dapat kita makan.

Informasi, rencana kegiatan Sabtu mendatang (29/6) adalah survival dialam terbuka dengan panganan yang dapat diolah dan tentunya hasil buatan sendiri. Memasak di alam terbuka adalah salah satu ciri kegiatan Pramuka. Bukan menggunakan kompor minyak apalagi kompor gas yang dipakai, namun kayu bakar dan kaleng bekas sebagai alat memasak. Sangat menarik bukan? Untuk itu, ayo kita datang dan ikuti kegiatan ini. Ajak teman-teman yang lain biar tambah seru. (drk)

 IMG-20130622-00909  IMG-20130622-00913  IMG-20130622-00909